Langsung ke konten utama

Postingan

Melacur

Melacur Tidak bisa dipungkiri bahwa kini aku seperti tidak tahu arah melangkah lagi. Sementara keadaan semakin memaksaku untuk menentukan jalan, lantas kemanakah langkah kaki ini akan berarah ?. Dalam kehidupanku yang tidak lebih dari kecukupan, aku masih terus berusaha mencukupi segala kebutuhan, tidak hanya kebutuhanku sendiri, namun juga dua anakku yang masih kecil, Rafin dan Ranti. Karena suamiku yang telah pergi dari dunia ini, secara alamiah telah menobatkanku sebagai pemegang peran ganda dalam menjalani hidup sebagai orangtua dari anak-anakku. Tidak hanya mengurusnya serta menghidupinya, aku juga harus mampu memenuhi segala kebutuhanya, diperberat lagi dengan hutang-hutangku yang semakin menumpuk. Permasalahan ekonomi terus mendatangiku tiada jeranya, membuatku kelabrakan mencari jalan keluar. Pernah suatu kali, aku mencoba bekerja sebagai seorang kuli angkut pasar, sebagai perempuan tentu ini pekerjaan yang tidak wajar, namun mau tidak mau aku harus lakukan. Seekor buru...

Pingitan

Pingitan Kemenangan partai liberal dalam tubuh birokrasi Belanda telah berdampak besar bagi negara Hindia. Telah diputuskan untuk menerapkan sistem politik pintu terbuka semenjak tahun 1870 di tanah Hindia ini, nampaknya negara tanah rendah itu sudah memiliki cara terbaru dalam upayanya mengeruk kekayaan dari tanah ini. Diterapkanya sistem politik pintu terbuka seakan menjadi lampu hijau yang menandakan keterbukaan Hindia bagi para pemilik modal dari penjuru dunia. Orang-orang Eropa kebanyakan berdatangan tidak hanya dengan modal di tangan, mereka juga membawa adat dan kebiasaan modern Eropa. Diterapkanya politik balas budi Van de Venter sejak akhir abad 19 yang berupa Imigrasi, Edukasi dan Irigasi di Hindia juga semakin memperkuat pengaruh Eropa yang datang, baik adat, budaya, dan ilmu pengetahuan. Zaman yang terus berkembang menuju modern ini tak kunjung mampu menggerus kebiasaan nenek moyang yang sudah tidak aku harapkan. Sebagai wanita, tentu aku merasa cemburu dengan ada...